Cara Menjaga Anak Kambing Baru Lahir agar Tumbuh Sehat
Merawat anak kambing yang baru lahir merupakan tahap penting dalam usaha peternakan kambing. Perawatan awal yang tepat akan sangat menentukan tingkat kelangsungan hidup dan kualitas pertumbuhan anak kambing ke depannya. Kesalahan dalam penanganan pada masa awal kelahiran dapat menyebabkan anak kambing rentan terhadap penyakit bahkan kematian. Oleh karena itu, pemahaman tentang perawatan anak kambing menjadi bagian penting dari cara memelihara kambing sehat dan menguntungkan. Untuk menambah wawasan dan keterampilan, peternak dapat memanfaatkan berbagai referensi dan pelatihan peternakan, termasuk yang tersedia di puncatraining.id, sebagai sumber pendukung pengelolaan ternak yang lebih profesional dan berkelanjutan.
1. Membersihkan dan Mengeringkan Domba
Setelah lahir, anak kambing perlu segera dibersihkan dari lendir yang menempel di tubuhnya. Biasanya induk kambing akan menjilati anaknya, namun peternak tetap perlu memastikan tubuh anak kambing benar-benar kering, terutama pada bagian hidung dan mulut agar pernapasan lancar. Mengeringkan tubuh anak kambing juga berfungsi mencegah hipotermia, terutama jika kondisi lingkungan dingin atau lembap.
2. Pastikan Kambing Mendapatkan Kolostrum

Kolostrum merupakan susu pertama induk kambing yang sangat kaya akan antibodi, vitamin, dan nutrisi penting. Anak kambing wajib mendapatkan kolostrum dalam 1–2 jam pertama setelah lahir karena pada periode ini sistem pencernaannya masih mampu menyerap antibodi secara optimal. Kolostrum berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan melindungi anak kambing dari serangan penyakit. Kekurangan kolostrum dapat menyebabkan anak kambing mudah terserang infeksi dan pertumbuhannya menjadi tidak maksimal.
3. Menjaga Kebersihan dan Suhu Kandang
Setelah lahir, anak kambing perlu segera dibersihkan dari lendir yang menempel di tubuhnya. Biasanya induk kambing akan menjilati anaknya, namun peternak tetap perlu memastikan tubuh anak kambing benar-benar bersih dan kering.Peternak perlu memberi perhatian khusus pada bagian hidung dan mulut agar tidak ada lendir yang menghambat pernapasan.Mengeringkan tubuh anak kambing juga berfungsi menjaga suhu tubuh tetap stabil serta mencegah hipotermia, terutama jika kondisi kandang dingin atau lembap.
4. Pemantauan Kesehatan Secara Rutin
Peternak perlu memantau kesehatan anak kambing setiap hari dengan mengamati perilaku dan kondisi fisiknya. Tanda-tanda anak kambing sehat antara lain aktif, nafsu menyusu baik, dan feses normal. Jika anak kambing terlihat lemas, mengalami diare, atau tidak mau menyusu, segera lakukan penanganan awal atau konsultasikan dengan tenaga kesehatan hewan. Penanganan sejak dini akan sangat membantu mencegah risiko kematian dan gangguan pertumbuhan.
5. Peningkatan Pengetahuan Peternak

